Langsung ke konten utama

Featured Post

Anxious Escape: Kidung Malapetaka di Ranah Hening | Genshin Impact Fanfiction: Flins X Lauma — AncientGodAU

      Pada zaman ketika langit masih rendah dan nama para dewa dirapalkan dengan lutut bergetar, di bawah langit yang masih muda, dunia belum mengenal belas kasih. Kala itu, bahkan gunung-gunung belum memiliki nama dan manusia hanyalah remah-remah debu di bawah tumit para penguasa langit. Manusia hanyalah bayang-bayang yang hidup di sela akar, serangga kecil yang bernapas atas izin makhluk abadi—para dewa yang angkuh, dingin, dan kekal, tersebutlah sebuah takdir yang dipahatkan pada getah emas Pohon Takdir—Duv. Serat kuno menyebutkan, pada masa ketika dunia belum dinamai, para dewa tidak berdiri di atas tanah, melainkan bergantung padanya. Bumi pada awalnya adalah hamparan tanpa arah. Langit melayang tanpa batas. Dunia bawah menganga tanpa pintu. Tidak ada yang menghubungkan satu dengan yang lain, hingga sebatang pohon pertama tumbuh. Pohon yang tidak tumbuh karena air atau cahaya, melainkan karena  kebutuhan kosmos akan keseimbangan. Di jantung rimba utara, pohon ya...

50 Cara 'Tuk Curi Hatimu : Chapter 1 | ThomAya Prompt (ft. Jagoan Garuda)

Thomas Günther Schumacher sudah mencoba segalanya. Dari membawakan teh favorit Ayara Kusumadewi di pagi hari, mengingat setiap detail kecil yang disukainya, hingga mengantar-jemputnya dengan penuh dedikasi. Namun, hasilnya?

"Terima kasih, Thoma. Kamu memang teman yang baik."

Teman. TEMAN.

Bagaikan hantaman palu ke hati, kata-kata itu terus terngiang di kepala Thoma. Apakah dia akan selamanya terjebak di dalam friendzone Ayaka? Tidak bisa! Dia harus melakukan sesuatu!

Di tengah keputusasaan, matanya terpaku pada layar ponselnya. Sebuah akun misterius dengan nama Jagoan Garuda muncul di rekomendasi.

"Bingung gebetan nggak peka? Ingin dia sadar betapa spesialnya kamu? DM kami sekarang! Dijamin berhasil! #AntiFriendzone #CintaDibantuBukanDipaksa"

Thoma mengernyit. Akun ini terkesan seperti penipuan, tapi… komentar-komentar di bawahnya penuh dengan testimoni sukses.

“GILA! Gua nembak dia pake cara nomor 7, langsung diterima!”
“Taktik nomor 23 bikin dia cemburu, besoknya doi ngajak jalan duluan!”
“50 metode dan gua cuma butuh 3 buat bikin dia suka balik!”

Oke, ini sedikit mencurigakan… tapi desperation calls for desperate measures. Dengan setengah hati, Thoma mengetik pesan:

Thoma: "Halo, saya butuh bantuan buat menaklukkan hati seseorang."

Hanya butuh satu menit sebelum sebuah balasan masuk.

Jagoan Garuda: "Selamat datang, pejuang cinta! Target siapa, dan skala ketidakpekaannya dari 1-10?"

Thoma berpikir sejenak.

Thoma: "Ayara Kusumadewi. 100."

Hening sejenak, lalu…

Jagoan Garuda: "…ini kasus berat."
Jagoan Garuda: "Tapi santai! Kami punya 50 cara untuk bantu kamu!"

Dan begitulah, Thoma tanpa sadar masuk ke dalam konspirasi besar yang akan mengubah hidupnya.


📝


Chapter 1: Cara Pertama – Bikin Dia Cemburu


“Kau yakin ini akan berhasil?” tanya Thoma dengan skeptis saat Yoimiya menyerahkan rencana pertama mereka.

“Tentu! Strategi klasik! Buat Ayaka cemburu, dan dia akan mulai menyadari perasaannya sendiri!” Hanin menimpali, tertawa penuh percaya diri.

Thoma menatap daftar yang tertulis di tangannya:

  1. Senyum dan tertawa dengan orang lain di dekatnya.
  2. Membuat seseorang berpura-pura menyukaimu.
  3. Kelihatan sibuk dan nggak terlalu available.

“Tunggu, aku harus cari seseorang yang pura-pura menyukaiku?!” Thoma langsung panik.

Bala mendengus. “Dasar amatir. Pakai aktris profesional saja.”

Dan di situlah Childe masuk, meletakkan tangannya di bahu Thoma sambil tersenyum licik. “Kebetulan aku kenal seseorang yang bisa bantu.”

Thoma merasa firasat buruk merayapi punggungnya.


📝


Di Kediaman Kusuma, Ayaka menyesap tehnya seperti biasa, saat tiba-tiba dia melihat sesuatu yang … aneh.

Thoma, sang asisten setia, sedang berbicara dengan seseorang di taman. Seorang gadis berambut kuning—Lumine. Tapi bukan sekadar berbicara, mereka tertawa bersama, terlalu dekat, dan Lumine bahkan memegang lengan Thoma dengan ekspresi malu-malu.

“… apa ini?” Ayaka mengerutkan kening.

Dari kejauhan, Jagoan Garuda mengintip di balik semak-semak.

“DIA NGELIHAT!” bisik Childe penuh semangat.

“Apa reaksi dia?” tanya Hanin, hampir tertawa.

Yoimiya menyipitkan mata. “Hmmm… dia… kelihatan bingung.”

Bala menghela napas. “Tentu saja. Dia bukan tipe yang langsung cemburu.”

Sementara itu, Thoma sendiri mulai gugup karena Ayaka benar-benar memperhatikan mereka. Haruskah aku lanjut? Haruskah aku berhenti?

Namun sebelum dia bisa bereaksi, Ayaka mendekat dan tersenyum. “Oh, Thoma, kau terlihat akrab dengan Lumine.”

Thoma berkeringat dingin. “E-Eh? Oh! Umm, ya… Lumine hanya sedang—”

“Apa aku mengganggu?” Ayaka tetap tersenyum tenang, tapi entah kenapa aura di sekitarnya mendadak terasa… dingin?

Thoma menelan ludah. Kenapa aku merasa ini tidak berjalan sesuai rencana…?

Jagoan Garuda menahan tawa di balik semak-semak.

Hari pertama, dan Thoma sudah merasakan efek samping dari rencana ini.


📝


Dan begitulah, dimulailah perjalanan panjang Thoma dalam menggunakan 50 cara aneh yang diberikan oleh Jagoan Garuda—yang entah akan membawa dia menuju keberhasilan atau malah memperburuk segalanya.

Tapi satu hal yang pasti: dia tidak akan menyerah.



TO BE CONTINUED....






Tokoh 50 Cara 'Tuk Curi Hatimu


  • Ayara Kusumadewi (Kamisato Ayaka) alias AYAKA
  • Thomas Günther Schumacher (Thoma) alias THOMA
  • Abimanyu Kusumadewa (Kamisato Ayato) alias ABIMANYU

Tokoh Pendukung

Kwarto Jagoan Garuda

  • Hu Tao as Hanindya Putri Ramananda (Hanin)
  • Naganogara Yoimiya as Naganohara Yoimiya (Yoimiya)
  • Childe as Ajax Lyubovich Ledovsky (Childe)
  • Scaramouche/Kunikuzushi as Khaizuran Balaaditya Saguntur (Bala)



Komentar

Postingan Populer