Langsung ke konten utama

Featured Post

Anxious Escape: Kidung Malapetaka di Ranah Hening | Genshin Impact Fanfiction: Flins X Lauma — AncientGodAU

      Pada zaman ketika langit masih rendah dan nama para dewa dirapalkan dengan lutut bergetar, di bawah langit yang masih muda, dunia belum mengenal belas kasih. Kala itu, bahkan gunung-gunung belum memiliki nama dan manusia hanyalah remah-remah debu di bawah tumit para penguasa langit. Manusia hanyalah bayang-bayang yang hidup di sela akar, serangga kecil yang bernapas atas izin makhluk abadi—para dewa yang angkuh, dingin, dan kekal, tersebutlah sebuah takdir yang dipahatkan pada getah emas Pohon Takdir—Duv. Serat kuno menyebutkan, pada masa ketika dunia belum dinamai, para dewa tidak berdiri di atas tanah, melainkan bergantung padanya. Bumi pada awalnya adalah hamparan tanpa arah. Langit melayang tanpa batas. Dunia bawah menganga tanpa pintu. Tidak ada yang menghubungkan satu dengan yang lain, hingga sebatang pohon pertama tumbuh. Pohon yang tidak tumbuh karena air atau cahaya, melainkan karena  kebutuhan kosmos akan keseimbangan. Di jantung rimba utara, pohon ya...

Selamat Datang Ramadhan 1443 H, Kami Mohon Maaf Lahir dan Batin

 Marhaban ya Ramadhan! Selamat satang bulan puasa. Mari kita sambut Ramadhan tahun 1443 H ini dengan hati yang gembira, saling memaafkan antar sesama, dan penuh harap akan rahmat dan maghfirah dari Allah SWT.

Ups. Itu nyontek artikel Kompas.com.

 
Gif ucapan Marhaban yaa Ramadhan
Credit: Giphy.com






Selamat datang Bulan Ramadhan, selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan. Mohon maaf lahir dan batin, yaa.

Apabila kami ada salah ... yang berhubungan dengan karya-karya kami ataupun ada kata-kata dari kami yang menyinggung, kami mohon maaf sebesar-besarnya.

Sekian dari kami, sekali lagi ... selamat menunaikan ibadah puasa!

Komentar

Postingan Populer