Langsung ke konten utama

Featured Post

Anxious Escape: Kidung Malapetaka di Ranah Hening | Genshin Impact Fanfiction: Flins X Lauma — AncientGodAU

      Pada zaman ketika langit masih rendah dan nama para dewa dirapalkan dengan lutut bergetar, di bawah langit yang masih muda, dunia belum mengenal belas kasih. Kala itu, bahkan gunung-gunung belum memiliki nama dan manusia hanyalah remah-remah debu di bawah tumit para penguasa langit. Manusia hanyalah bayang-bayang yang hidup di sela akar, serangga kecil yang bernapas atas izin makhluk abadi—para dewa yang angkuh, dingin, dan kekal, tersebutlah sebuah takdir yang dipahatkan pada getah emas Pohon Takdir—Duv. Serat kuno menyebutkan, pada masa ketika dunia belum dinamai, para dewa tidak berdiri di atas tanah, melainkan bergantung padanya. Bumi pada awalnya adalah hamparan tanpa arah. Langit melayang tanpa batas. Dunia bawah menganga tanpa pintu. Tidak ada yang menghubungkan satu dengan yang lain, hingga sebatang pohon pertama tumbuh. Pohon yang tidak tumbuh karena air atau cahaya, melainkan karena  kebutuhan kosmos akan keseimbangan. Di jantung rimba utara, pohon ya...

Momen Ria - Blurb


Zhongli dan Ei sudah lima—hampir enam—tahun menikah. Namun sayang, Tuhan sepertinya masih belum menghendaki anak untuk dititipkan kepada mereka. 

Walau harmonis, tetapi rumah keduanya terasa sepi ... tanpa jerit, tangis, tawa lucu anak-anak, yang selalu diceritakan oleh setiap orangtua dengan semangat. Maupun coretan-coretan abstrak di tembok, yang selalu dikeluhkan mereka.

Hingga suatu hari, karena alasan tertentu, sesosok teman menitipkan keponakannya. Anak itu manis, meski dengan wajah linglungnya. Namanya Qiqi.

Dengan kehadiran Qiqi di antara pasutri itu, meski sementara, apakah ini pertanda Tuhan akhirnya memberi kesempatan untuk menimang momongan?

Bagaimanakah keseruan keluarga Zhongli, Ei, dan Qiqi? Nantikan kisah manis ketiganya di Momen Ria!







Coming soon, 
maybe.

Komentar

Postingan Populer